“Materi
perakitan komputer”
.
Merakit komputer merupakan sesuatu yang mengasyikkan bagi orang yang suka
dengan perakitan komputer, Sebelum merakit komputer maka siapkan dulu
komponen-komponennya seperti :
1. Casing
2. Motherboard
3. Prosscesor
4. Heatshink dan kipasnya
5. Memory
6. Kartu grafis (VGA/AGP)
7. Hard Disk
8. DVD/CD Room
9. Flopy Disk Drive ( Bila Dibutuhkan)
10. Speaker
11. Monitor
12. Keyboard
13. Mouse
Selain Komponen-komponen di atas, sediakan juga CD Driver dan CD OS (Sistem
Oprasi) Windows misalnya, serta aplikasi yang diperlukan seperti :
1. Microsoft Office
2. Pdf
3. Photoshop
4. Winnrar
5. DLL
tentunya anda tahu dong apa yang anda butuhkan, persiapkan juga alat-alat
tangan seperti Obeng, tang dan pinset. juka sudah tersiapkan semua, mari kita
mulai merakitnya
Lets Go....!!!!
1. Menyiapkan dan mengamati Motherboard
a.
Motherboard
|
|
|
Motherboard Gigabyte
GA-8S661FXM-775
|
b. Setelah itu buka kunci soket processor
|
|
|
Soket Processor telah
terbuka
|
2. Ambil Processor
a. Perhatikan bahwa Processor mempunyai tanda pada salah
satu sudutnya, dalam hal ini
biasanya ditandai dengan lengkukan,
lubang atau anak panah.
|
|
|
gambar 3.a :
Processor tampak dari atas
gambar 3.b :
Processor tampak dari bawah
|
b.
Cocokkan tanda tersebuat pada tanda yang ada pada socket processor
c. Jika sahabat melakukan hal di atas dengan tepat, maka processor akan
dapat dimasukkan pada
socketnya dengan baik dan benar
d. Kunci kembali socket tersebut dengan menekan tuas kebawah dan
mengaitkan dengan pengunci
yang ada
|
|
|
Processor tampak dari
atas telah dikunci
|
3. Memasang Heatsink
dan kipas pendingin
a.
Heatsink dan kipas biasanya sudah dirangkai menjadi satu, sehingga kita dapat
langsung
memasangnya.
b.
Sebelum memasang, perhatikan pososo kabel daya untuk kipas dengan posisi connector
dayanya. cari jarak terpendek agar kabel dayanya tidak bersinggungan dengan
kipas.
|
|
|
Hasil pemasangan
Heatsink dan processor
|
c. Dalam contoh Heatsink pentium 4 kali ini, bentuk
pendinginnya adalah bulat dan terdapat 4
buah pengunci di setiap sudut.
d. Pasanglah heatsink tersebut dengan cara
meletakkannya di atas processor dan sesuaikan
dudukan pendingin pada motherboard
yang ada.
e. Kunci empat titik pada heatsink tersebut dengan
cara memutar dan menekannya searah dengan
arah jarum jam dengan
menggunakan obeng.
4. Memasang Memory
a. Untuk memasang memory, maka bukalah pengunci slot memory
di kedua sisinya pada
motherboard.
b. Perhatikan bahwa setiap keping memory memiliki celah pada
sisi bawahnya.
Pada praktek kali ini kita
menggunakan double data rate random acces memory (DDRAM)
Ada jenisnya RAM yang lain,
tetapi saat ini susah ditemukan di pasaran dalam keadaan baru
yang disebut dengan syncronous
dynamic random acces (SDRAM).
c. Cocokkan celah ini dengan slot memory, jika
sahabat memaksakan memasang Memory dengan
arah yang salah, maka dapat merusak memory
atau bahkan motherboardnya.
\
d. Tekan keping pada kedua sisinya sehingga terdengar bunyi
"klik", dan penguncinya
akan menutup dengan sendirinya.
|
|
|
Hasil akhir pemasangan DDRAM
|
5. Menyiapkan casing
a. Siapkan casing yang akan digunakan.
b. Letakkan di atas meja atau tempat lain yang diangap aman.
c. Lepas sekrup yang ada pada bagian belakang, kemudian buka
panel sampingnya dengan
hati-hati. seperti pada gambar
berikut ini :
d. Cocokan posisi motherboard dengan dudukan yang ada
pada casing.
e. Pastikan kaki-kaki tersebut akan mendukung motherboard
sahabat di bagian yang
membutuhkan tekanan kuat,
seperti socket processor atau slot memory. jangan lupa
setiap dudukan motherboard yang
ada lubsiapkanang bautnya harus dikasih sekrup/baut, agar
kedudukannya kuat (tidak goyah).
6. Memasang Motherboard
a. siapkan sekrup-sekrup yang digunakan dan obeng, kemudian pasang
motherboard sahabat
dengan benar pada kedudukan yang tersedia.
|
|
|
memasang motherboard pada casing
|
b. Kuatkan (putar searah dengan jarum jam) semua
sekrup/baut yang digunakan untuk
motherboard tersebut dengan
baik dan benar.
7. Menyiapkan Harddisk
a. Ambik hard disk sahabat, dan perhatikan bagian jumpernya.
pada jumper akan terdapat
pilihan master, slave atau Cable
select. informasi ini dapdat ditentukan pada permukaan
harddisk.
b. Pasang jumper pada possisi sesuai dengan yang diinginkan.
jika perlu siapkan pinset untuk
mencabut dan memasang jumper pada
harddisk.
8. Memasang Harddisk ke casing
a. Beberapa casing menggunakan sistem bracket yang
dapat dilepas untuk memudahkan dalam
pemasangan harddisk dan floppy
drive.
|
|
|
Memasang Harddisk pada casing
|
b. Pilihlah sekrup yang sesuai,
jangan sampai terlalu besar atau terlalu panjang. kemudian pasang
sekrup tersebut pada dudukan
harddisk dengan baik dan benar.
9. Menghubungkan Harddisk ke Motherboard
a. Perhatikan bahwa terdapat dua type kabel data IDE, yaitu
40-wire dan 34-wire. Kabel 40-wire
digunakan untuk harddisk, dan kabel
34-wire digunakan untuk flopy disk drive (FDD)
b. Pemasangan kabel data ini tidak boleh terbalik, pada
salah satu sisi biasanya terdapat
kabel dengan warna merah yang
menandakan pin nomor 1.
|
|
|
Memasang kabel IDE pada harddisk
|
c. Posisi ini juga ditandai di harddisk. Normalnya posisi
pin 1 pada harddisk (kabel warna merah)
berada tepat di sebelah connector
daya (warna merah pula)
10. Memasang Floppy Disk Drive (FDD)
a. Memasang Floppy disk drive, hampir sama
dengan memasang harddisk. kecuali untuk beberapa
model casing yang memisahkan tempat
floppy dan harddisk.
b. Beberapa type casing, kemungkinan perlu untuk membuka
panel depannya terlebih dahulu
sebelum memasang floppy disk
drive.
11. Menyiapkan CD/ DVD Drive
a. Seperti halnya harddisk, CD/DVD drive juga menggunakan
jumper untuk posisi Master dan
Slave, Atur jumper tersebut pasa
posisi yang diinginkan.
b. Apabila hanya terdapat sebuah harddisk, maka jumper
berada pada posisi Master.
c. Seandainya terdapat dua buah harddisk pada satu computer
dan keduanya diaktifkan, maka
satu harddisk dijadikan Master dan
Harddisk satunya harus diatur pada posisi Slave.
12. Memasang CD/Dvd drive
a. Untuk memasang CD/DVD drive biasanya kita perlu ,melepas
panel depan casing terlebih
dahulu, atau tergantung juga jenis
dan model casing yang digunakan.
b. Membuka penutup drive yang ada pada panel depan.
c. Pasanglah CD/DVD drive dengan benar, kemudian tutup
kembali panel depan
(jika menggunakan panel depan)
13. Menghubungkan CD/DVD drive ke Motherboard
a. Pemasangan kabel data IDE dari CD/DVD ke
motherboard sama dengan pemasangan harddisk.
b. Pasang connector CD/DVD, dan ujung satunya lagi ke
motherboard, pada connector yang
bertuliskan CD
c. Jangan lupa untuk selalu merapikan kabel-kabel tersebut
agar tidak saling terkait dan semrawut.
Atur lintasan dan jalur kabel dengan
rapi, jika perlu ikatlah agar lebih rapi dan enak dipandang
mata.
14. Menghubungkan Kabel Connector pada motherboard
a. Sekarang kita perlu menyambung kabel-kabel dari casing
motherboard.
b. Kabel ini terdiri dari switch daya, indikator
harddisk, indikator daya, tombol reset dan speaker,
seperti tampak pada gambar berikut ini :
|
|
|
Memasang connector ke Motherboard
|
c. Untuk casing yang menyediakan
panel depan, misalnya Universal serial bus (USB), maka kabel
-kabelnya juga harus dihubungkan ke
motherboard agar dapat difungsikan dengan normal.
15. Menghubungkan Kabel Daya
a. Setelah semua terpasang, maka langkah selanjutnya adalah
menghubungkan.
kabel daya dari catu daya ke motherboard,
harddisk, FDD dan CDROOM.
b. Untuk Motherboard Pentiun 4, biasanya paling tidak ada dua
connector daya yang harus
dipasang, seperti gambar berikut ini.
|
|
|
Memasang kabel daya 1 ke motherboard
|
|
|
|
Memasang kabel daya 2 ke Motherboard
|
c. Kemudian sambungkan juga
kabel-kabel daya ke harddisk, floppy. dan CD/DVD. jika casing
kawan menggunakan kipas pendingin,
maka hubungkan ke catu daya atau ke motherboard,
sesuai dengan connector yang
dimiliki.
|
|
|
Memasang kabel daya harddisk
|
16. Siapkan komponen-komponen bagian
luar
a. Jika komponen bagian dalam sudah beres, maka sekarang
giliran komponen-komponen
bagian luar, seperti monitor,
keyboard, mouse, dan speaker.
|
|
|
Socket komponen bagian luar casing
|
b. Untuk komponen-komponen ini,
kita tinggal menyambungkan kabel-kabelnya saja pada
terminal yang telah ditentukan,
misalnya keyboard, mouse, speaker dan monitor.
17. Memeriksa catu daya
a. Periksalah dengan seksama untuk catu daya yang digunakan.
Tegangan normalnya adalah 220
230 Volt. Apabila disediakan switch,
maka pindahkan switch ke sumber tegangan yang sesuai.